Monday, February 21, 2011

Nah Loh, Lagi Labil

Kembali lagi menulis di blog setelah cukup lama vakum.
Banyak cerita yang bisa diceritakan. Namun, saya sedang tak ingin mengungkap terlalu banyak cerita. Maklum, lagi galau (akhirnya saya menggunakan kata ini juga walau saya sangat tidak menyukainya >.<).

Kenapa begitu?
Baru-baru ini saya mengambil suatu keputusan yang cukup berat (bagi saya pribadi). Benar-benar perang dalam hati. Di satu sisi ingin mengambil option A, namun di sisi lain merasa harus mengambil option B.  Kedua option tersebut sebenarnya tidak terlalu bertentangan jika tidak ada keadaan seperti ini. Hahaha

Setelah bergulat cukup lama (sebenarnya sudah lebih dari 1 bulan), akhirnya saya memutuskan untuk mengambil option B. saya tak ingin kembali terjatuh seperti dahulu. Bodohnya, saya tak dapat menahan emosi saya lagi saat mengambil keputusan itu. Akibatnya, tissue bertaburan dimana-mana. Konyol sekali..

Sehari berlalu, saya berusaha berpikiran positif. Saya berusaha tenang, kuat, dan melihat sisi positifnya. Tapi, begitu mengingat satu hari yang lalu membuat tissue-tissue kembali berceceran di lantai. Perlu beli tissue dalam jumlah banyak bulan ini. Hahaha. Mengingat pesan koko, “Terkadang menangis bisa membuatmu merasa lebih baik, akhirnya saya coba mengikuti. Hasilnya, ya tak tahu apakah bisa di bilang merasa lebih baik. Yang saya tahu, akhirnya saya kelelahan dan jatuh tertidur (jarang-jarang kan bisa tidur siang :p).

Dua hari berlalu, perasaan tetap tak tenang. Selalu terpikirkan tentang hal yang sama. Tak ingin menghabiskan tissue dalam kurun waktu tiga hari, akhirnya saya memutuskan untuk mencari sesuatu untuk dikerjakan. Merajut. Kegiatan ini cukup bisa diandalkan untuk mengalihkan perhatian. Namun, begitu hendak tidur, keadaan menjadi sama lagi seperti hari sebelumnya. Duh..duh..duh.. =.=”

Hari ini hari ketiga, saya berusaha lebih keras untuk mengalihkan pikiran saya. Tak mau ada di kos, takut kembali terbayang hal itu lagi. Hahaha.. Akibatnya, saya seperti orang bodoh hari ini. Kuliah selesai jam 08.50 dan saya baru pulang ke kos pukul 17.00. Waktu selama itu saya gunakan untuk mengerjakan tugas di kampus. Berhasil, untuk sementara..

Dan sekarang, saya sudah tak tahu harus apa.. Si galau datang lagi. Hahaha.. Rasanya ingin berbicara pada seseorang, namun bibir ini terasa berat untuk berbicara. Berusaha untuk memilih jalan lain selain menulis, tapi tetap tak menemukan jalannya. Yah, jadi inilah hasilnya. Kata-kata tak tertata yang penuh dengan goresan luka yang tengah ternganga (lebay).

Saya tak ingin egois dan tak ingin dia tahu. Hanya memang saya merasa berat ketika harus memutuskan sesuatu yang saya anggap penting dengan cepat (definisi cepat saya kali ini berbeda dengan definisi pagi atau siang saya biasanya).

Last, saya hanya bisa bertarung dengan si galau ini. Entah berapa lama saya baru bisa mengalahkannya. Tapi saya yakin kalau memang Tuhan merencanakan seperti ini, saya bisa menghadapinya. Kalau Ia tak merencanakan seperti ini, Ia pasti akan menunjukkan jalan-Nya yang lain kok.

Be faithful, Vi
Cheers Q(^^)Q
Never give up !!!

No comments:

Post a Comment