Aku punya cahaya. Cahaya yang begitu kuat. Bukan cahaya lampu yang dimaksud. Tapi cahaya dari dalam diri.
Well, bukan cuma aku yang punya cahaya. Teman-teman semua juga punya cahaya kok.
Wew.. Kok bisa ??
Itu karena kita telah menerima Dia, terang yang sejati. Kita telah mengakuinya sebagai raja dalam hidup kita. Oleh karena itu, kita pun telah menjadi anak-anak terang J
Sekarang, waktunya merenung..
Apakah kehidupan kita sehari-hari sudah mencerminkan bahwa kita adalah anak-anak terang?
Atau malah sebaliknya, banyak tindakan kita yang ga berkenan kepadaNya?
Ketika aku memikirkan pertanyaan ini, banyak hal yang berlalu-lalang di otakku yang berantakan ini.
Aku menyadari bahwa banyak kesalahan yang aku buat..
Hal yang paling simple adalah pikiran. Tak kupungkiri, aku sering berpikir yang kurang baik tentang orang lain. Puji Tuhan sedikit demi sedikit aku bisa memperbaiki hal ini.
Kemudian, dari tindakanku. Hal yang pasti setiap kita pernah lakukan adalah mencontek. Aku sering mencontek saat ujian. Namun, aku tertegur pada waktu SMP sehingga aku pun berusaha untuk berhenti mencontek. Aku bersyukur saat ini aku boleh melepas kebiasaan mencontek saat ujian ini.
Aku sering menunda-nunda pekerjaan yang akhirnya membuat aku sendiri menjadi kewalahan. Bodoh memang.. Tapi hal ini sering terjadi. Ingat, ini bukan contoh yang baik ya.. Jangan ditiru !!
Dipikir lebih dalam lagi, aku sering egois. Sering kali aku lebih mengutamakan kepentinganku. Aku sering menolak ajakan temanku untuk belajar bareng karena aku sendiri ga bisa kalau belajar rame-rame. Padahal, mereka udah minta aku mengajari mereka (walau aku juga ga terlalu pinter juga sih >.<)
Aku ngerasa egois banget karena hal ini. Seharusnya aku bantuin mereka. untuk diriku sendiri, aku kan masih bisa belajar waktu malemnya atau di pagi hari (setelah bangun tidur). Satu lagi yang harus aku ubah. Ga boleh egois !!
Yang paling parah sih, aku sering menyepelekan HPDT. Aku lebih mengutamakan tugas-tugasku daripada waktu untuk bersekutu dengan-Nya. Padahal aku sudah menerima banyak anugerah. Tapi aku tetap menomorduakan Dia. Mana ada anak terang yang seperti ini !!
Masih ada banyak lagi kekuranganku sebagai anak terang.. Dan aku masih dalam tahap untuk memperbaiki semua celahku ini.
Itu dari aku..
Gimana dengan teman-teman sekalian?
Mungkin ada beberapa kekuranganku di atas yang juga jadi kekurangan kalian.
Yuk kita sama-sama berusaha untuk memperbaiki diri !
Salam kasih,
~Vivi (Q^.^Q)~
No comments:
Post a Comment